Berita  

Pekerjaan IPAL, Yang Menelan Dana Ratusan Juta Rupiah , di Duga Terindikasi Mar’up

PONTIANAK–Mentarikhatulistiwa.id–Pembangunan sistem pengelolaan air limbah yang berlokasi di RT/RW.01/02 kelurahan Tembelan sampit,kecamatan pontianak timur,Kalimantan yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan anggaran mencapai Rp 500.000.000; Lima Ratus Juta Lebih dalam pelaksanannya diduga bermaslah dan berpotensi Merugikan uang Negara,

Dalam hal ini, Syafriudin selaku ketua umum Bain Ham Ri Kalbar , ingin pihak Polda Kalbar khususnya dibidang tipikor turun kelapangan untuk melakukan pengecekan ulang tentang pekerjaan IPAL, yang menelan dana Ratusan Juta, rupiah , di duga terindikasi mar,up,

sesuai hasil pengaduan masyrakat yang saya terima Belum lama ini,
Ada beberapa poin yang masyarakat adukan kepada Dpw Bain Ham Ri Kalbar, pertama,tentang semen yg notabe nye adalah semen 3 roda, tapi di lapangan bukan semen tiga roda , saat ini juga pipa pipa belum ada yang sampai ke rmh masyarakat , Bak penampungan masih bocor , masuk air, 30 Rumah saja yang di kerjakan, sedangkan dalam gambar 70 Rumah atau 350 jiwa,ini sudah jelas dalam hal ini sudah merugikan uang negara dan pekerjaan tersebut sosialisasi hanya 1 kali ,itu pun hanya orng tertentu yg menghadiri, masyarakat tidak tahu bahwa proyek tersebut tempat pembuangan kotoran/Limbah, awal nya hanya pembuangan air limba, tanah yg di ibahkan pihak ahli waris untuk jalan, skrg tidak bisa di gunakan buat jalan,terangnya
Saya berharap pihak Polda khusus nya di bidang Tipikor untuk ,klarifikasi pekerjaan tersebut, karena di duga banyak penyimpangan-penyimpangan terindikasi korupsi tegasnya dan Merugikan Uang negara ujarnya,

Terpisah Hamdani selaku Ketua,Kelompok Swadaya Masyarakat saat ingin di konfirmasi terkesan menghindar dari kejaran awak media dengan alasan masih sibuk dan belum bisa di temui,

Sampai saat ini pihak Kelurahan Tembelan Sampit,Sy.
A.Rahman saat di hubungi melalui pesan whatsapp dan di chet pesan singkat tidak merespon Bahkan terkesan menghindar ini akan menjadi pertanyaan besar ada apa dibalik semua ini,

hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Satker,Dinas PUPR Yang Membidangi Karna sangat Sulit untuk di temui
(hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published.