Polisi di Bantu Warga Bergerak Cepat Padam Titik Api Hotspot

MEMPAWAH, Mentarikhatulistiwa.id– Sebuah titik api (hotspot) yang muncul di Dusun Parit Wan Saleh, Desa Jungkat, membuat belasan petugas dan warga setempat harus bekeja keras memadamkannya, Jumat (19/3/2021) sore tadi.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, mengatakan, munculnya titik api pertama kali diketahui dari Aplikasi Lancang Kuning yang dimiliki petugas kepolisian.

“Berdasarkan temuan itu, kami di Mapolsek Siantan bergegas melakukan pengecekan. Akhirnya, titik api berhasil terpantau di sebuah lahan kosong, tepatnya di Dusun Parit Wan Saleh, Desa Jungkat,” ujarnya.

Untuk mencapai lokasi, petugas kepolisian harus menempuh jarak hampir 15 kilometer. Luas lahan yang terbakar sekitar 500 meter persegi, dengan kontur tanah gambut.

“Munculnya titik api, ternyata turut menjadi perhatian warga. Kami berhasil menggalang partisipasi delapan warga setempat untuk membantu upaya pemadaman, sementara dari Polsek Siantan, termasuk saya, ada empat orang,” ungkap Rahmad Kartono.

Angin yang bertiup kencang dan jauhnya jarak sumber air dari lokasif lahan yang terbakar, kembali menghadang upaya petugas kepolisian dan warga untuk memadamkan api yang terus membesar.

“Akhirnya, kami putuskan memadamkan api dengan cara melakukan penyiraman menggunakan ember. Air kami distirbusikan secara estafet dari satu orang ke orang lainnya,” katanya.

Berkat kerja keras dan kekompakan polisi-warga, beberapa jam kemudian api berhasil dipadamkan. Namun karena lahan berkontur gambut, maka tetap mengeluarkan asap.

“Namun kami tetap berusaha melakukan pendinginan dan penjagaan lahan yang terbakar itu. Kita khawatir, saat angin terus bertiup kencang, api akan kembali membesar. Sampai saat ini, kita masih melakukan penyiraman,” pungkas Kapolsek.

Penulis :Red

Leave a Reply

Your email address will not be published.