UPT Pelabuhan Tanjung Balai Asahan Berupaya Memberikan Kontribusi Untuk PAD

SIMALUNGUN- mentari katulistiwa.id– UPT pelabuhan Tanjung balai Asahan , salah satu wilayah kerja dinas kelautan dan perikanan provinsi sumatera Utara yang berada di desa Asahan mati,selain tempatnya yang aman dan nyaman wilayah tersebut juga terdiri dari jajaran pangkalan angkatan laut (LANAL)dan pos basarnas.

UPT Pelabuhan  perikanan tanjung balai Asahan juga memiliki Pelabuhan (dermaga) perikanan yang menjadi tumpuan hidup para nelayan yang di bangun sejak tahun 2000,karna dengan adanya pelabuhan tersebut mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitar pelabuhan

Seperti penuturan seorang warga ” kami sangat terbantu dengan adanya pelabuhan di UPT  perikanan Tanjung balai ini, masyarakat nelayan khusus warga desa Asahan mati , yang sebelumnya tidak ada tambahan penghasilan.

warga yang tidak punya penghasilan tetap sekarang  dapat bekerja  menambah penghasilan dengan bekerja sebagai tukang bongkar muat dari para nelayan hasil ikan kepiting udang dan sebagai ny dari pelabuhan UPT tersebut”ujar warga dengan logat Melayu .

Kepala UPT pelabuhan perikanan tanjung balai Asahan Hasbir Batubara mengatakan “, menurut pengamat saya , tempat ini sangat strategis dan memiliki sumber kekayaan alam yang belum terjamah dan bisa menjadi mesin pencetak uang untuk kas daerah bila pemerintah bisa membuat atau mengesahkan kan pengajuan retribusi yang sudah di ajukan di BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH (BP2RD) dan sebagai payung hukumnya  Perda Pergub yang turun dari PerMen kelautan dan perikanan “ujar Hasbir.

masih kata Hasbir “sumber dana yang bisa di ambil untuk APD dari pelabuhan ,jasa penggunaan alat, jasa pelayanan bengkel , dan jasa PAS masuk,jasa tambat , dia perkirakan bisa mencapai Rp.500 jt/tahun’dapat disetorkan ke kas daerah bila pemerintah membuat payung hukum yang jelas kepada UPT Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan ” jelas Hasbir Batubara menambahkan.( Bon)

Leave a Reply

Your email address will not be published.