Operasi Ketupat 2021 yang dilakukan oleh Personel Gabungan Dalam Rangka Mencegah Adanya Arus Mudik Di Kota Pontianak

PONYIANAK -Mentari Khatulistiwa.id- Pada tanggal 6 Mei 2021 pukul 09.00 s.d 13.00 WIB, di Terminal Batu Layang Jl. Khatulistiwa Kel. Batu Layang Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak Prov. Kalbar, telah dilakukan monitoring terkait kegiatan Ops Ketupat 2021 yang dipimpin oleh Kapolresta Pontianak (Kombes Pol Leo Joko Triwibowo) dan dihadiri personil gabungan sebanyak -+ 80 orang yang terdiri dari anggota Kodim 1207/BS, Polresta Kota Pontianak, Dishub, Satpol PP dan Dinkes mengadahkan
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperketat keluar masuknya orang (mudik) menjelang H-6 lebaran 2021 dengan cara penyekatan wilayah untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Rangkaian kegiatan
Pelaksana Ops Ketupat Kapuas 2021 dimulai pada hari Kamis tanggal 6 Mei 2021 pukul 09.00 Wib sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 (Waktu 24 Jam).

Pukul 10.30 WIB, Kapolresta Pontianak tiba di Pos Pengamanan Batu layang untuk melaksanakan pengecekan dan pengawasan Ops Ketupat Kapuas 2021.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2021

Pemeriksaan kepada pengendara roda 4 (Mini bus dan Bus) dan yang penumpangnya lebih dari 3 orang akan dilaksanakan pemeriksan Identitas (KTP) dan dilaksanakan SWAB Antigen di Pos Pengamanan.

Apabila hasil SWAB Positif akan dilaksanakan Karantina di Puskesmas Siantan dan Dinas Kesehatan Pontianak kemudian apabila hasil Negatif untuk yang beralamat diluar Pontianak akan dipersilahkan balik ke daerah asalnya sedangkan yang beralamat di Pontianak diperbolehkan kembali ke rumahnya.

Untuk kendaraan Roda 2, Truk dan kendaraan muatan barang lainnya, untuk sementara tidak dilaksanakan pemeriksaan.

Operasi ketupat 2021 yang dilakukan oleh personel gabungan dalam rangka mencegah keluar masuknya orang (mudik) menjelang H-6 lebaran 2021 dengan cara penyekatan wilayah dalam rangka pengendalian penyebaran Covid 19.

Adanya penyekatan pembatasan jalur akses masuk menuju Kota Pontianak pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021, tidak menutup kemungkinan para pemudik akan menggunakan jalur tikus/jalan kecil sebagai alternatif yang tidak dilalui jalur protokol.

Satgas Covid Kota Pontianak bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, pihak Apkam baik TNI-Polri dan seluruh aparat pemerintahan untuk bersinergi melakukan pendekatan kepada para tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama secara persuasif dan memberikan himbauan agar selalu mematuhi aturan dan himbauan pemerintah dalam menangani dan mencegah meningkatnya penularan Covid 19 di Kota Pontianak dan Prov. Kalbar pada umumnya.(Tim Liputan Kabiro Kubu Raya R.h)

Leave a Reply

Your email address will not be published.