Hilangnya Kesan Angker Saat Masyarakat Masuk ke Kantor Polisi dengan Tersenyum

MEMPAWAH,Mentarikhatulistiwa.id– Polsek Siantan terus berupaya membangun kebersamaan dengan seluruh lapisan masyarakat, untuk menghilangkan kesan anker dari sebuah bangunan yang dinamakan Kantor Polisi.

Dan itu lah dirasakan para kaum duafa yang diundang ke Mapolsek Siantan di Jungkat, Selasa (11/5/2021), untuk mendapatkan bantuan bahan pokok sebagai wujud kepedulian Polri untuk merayakan Idul Fitri.

Kehadiran kaum duafa memang sudah ditunggu Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, dan para anggota, sejak pagi hari.

Mereka semuanya datang dengan pakaian sederhana, memakai sendal jepit, dan bahkan ada yang bercelana pendek.

Namun yang tampak seragam adalah, para kaum duafa ini mengenakan masker, sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah agar terhindar dari bahaya Covid-19.

Setibanya di Mapolsek Siantan, satu-persatu para duafa diberikan bantuan kebutuhan pokok. Tidak tampak lagi ada rasa takut atau enggan selama berada di Kantor Polisi itu.

Semuanya dengan sikap santai dan wajah yang diliputi kebahagiaan, lantas pulang ke rumah masing-masing usai menerima bantuan.

Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, menjelaskan, selama ini dirinya dan seluruh anggota selalu berupaya memberikan inovasi pelayanan kepada seluruh masyarakat, tanpa membeda-bedakan.

Salah satu tujuannya adalah menghilangkan kesan angker yang selama ini menjadi ketakutan masyarakat untuk datang ke Kantor Polisi, termasuk di Mapolsek Siantan.

“Kantor Polisi adalah milik rakyat, dan dibangun untuk memberikan pelayanan kepada warga di sekitarnya,” ujarnya.

Adanya ketakutan masyarakat untuk ke Kantor Polisi, menurut Rahmad Kartono, karena kaitan tupoksi Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat, serta juga penegakan hukum.

“Padahal, bagi masyarakat yang tidak bersalah, semestinya tidak perlu merasa segan atau takut. Mereka yang akan diproses hukum, apabila melakukan tindak pelanggaran hukum,” jelasnya lagi.

Karena itu, Rahmad Kartono mengaku telah menginstruksikan para anggota dalam memberikan pelayanan kepolisian, harus bersikap ramah dan profesional.

“Dengan demikian, tercipta keakraban, dan masyarakat yang berada di kantor polisi merasa lebih dekat nyaman dan aman,” ungkap dia.

Di Meja Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), tambah Rahmad Kartono, pihaknya juga menyediakan meja dan kursi dan menyediakan sarana pendingin ruangan.

“Sebab suasana di SPK itu sangat mempengaruhi kondisi psikologis warga yang berhubungan langsung dengan petugas piket kami,” tukasnya.

Penulis :Red

Leave a Reply

Your email address will not be published.