Pok Darwis Peduli Wisata Alam karang Anyar

Mentarikhatulistiwa.id – Simalungun.  Kelompok sadar wisata  (pokdarwis) karang anyar Nagori karang anyar kecamatan gunung maligas kabupaten Simalungun, peduli akan kelestarian lingkungannya terutama dalam sektor pariwisata sebagai kegiatan perekonomian  telah menjadi andalan dan proritas pengembangan bagi sejumlah daerah di Indonesia, terlebih daerah berkembang seperti di daerah wisata alam karang anyar yang letak ny  tidak jauh dari jalan lintas Sumatera hanya ber jarak 5km dari lokasi wisata alam karang anyar.

Objek wisata karang anyar merupakan salah satu kekayaan alam yang  dapat di banggakan pemerintah Nagori untuk mengelola sumber daya alam ny, membawa implikasi semakin besarnya tanggung jawab dan tuntutan untuk menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki daerah ny, dalam rangka menopang perjalanan pembangunan daerah tersebut.

Wisata alam merupakan kegiatan rekreasi dan pariwisata Yang memanfaatkan potensi alam untuk menikmati keindahan alam baik yang masih alami atau sudah ada usaha budidaya, agar ada daya tarik wisata ke tempat tersebut, wisata alam di gunakan sebagai penyeimbang hidup setelah melakukan aktifitas kita sehari-hari.

Didalam melakukan wisata alam kita harus melestarikan area yang masih alami, memberi manfaat secara ekonomi dan mempertahankan keutuhan budaya masyarakat setempat sehingga bisa menjadi desa wisata,agar desa tersebut memiliki potensi wisata yang di lengkapi dengan fasilitas pendukung, sementara penduduk lokal memainkan proses edukasi perihal lingkungan spesifikasi lokal’dan dapat penghasilan, sinergi tersebut harus tetap di pertahankan dengan dukungan dan kebijakan pemerintah setempat bagi beroperasinya sektor wisata dan bantuan dari kelompok masyarakat.

Seperti Yang sedang pokdarwis (kelompok sadar wisata) ANYAR LESTARI yang di Ketuai Rifandi bekerja sama dengan karangan taruna karang anyar Nagori karang anyar yang digerakkan kan oleh ketua ny Mayuunsyah bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memajukan dan membangun kembali taman wisata alam yang selama ini Terbiar bahkan tidak di perdulikn lagi sehingga banyak nya sampah berserakan dimana-mana,”ujar
Ketua pokdarwis Rifandi Pohan.

Lebih lanjut ketua BUMDES Yogi dalam hal ini mengatakan kepada media 17/05/2022.sekira pukul 03:30 wib.untuk melestarikan tempat wisata alam karang anyar ini kami bekerjasama dengan masyarakat dan dikelola oleh  BUMDES agar masyarakat yang ada di sekitarnya wilayah ini dapat ber penghasilan dari taman wisata alam ini dan kami tetap Welcome kepada siapa pun yang ingin membuka usaha disini sesuai ketentuan yang berlaku.
Walaupun dengan bersusah payah hampir dua tahun ini kami membangun kembali taman wisata alam ini berbagai rintangan yang harus di hadapi”lanjutan Yogi.

Seperti kemarin hampir terjadi kericuhan,selisih faham pengurus salah satu OKP di desa (nagori)0yang mempertanyakan soal hasil yang di dapat dari pengelolaan wisata alam ini sudah kami selesai kan dan bahas di Kantor kepala desa yang di hadiri oleh kepala desa  dan Bhabinsa beserta  pengurus Bumdes dan perwakilan dari ormas juga dihadiri personil polres Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kabid Sabara Aiptu B Lumban Tobing mejelaskan, kabar yang beredar tentang kericuhan kemarin sudah kami dengar adany intervensi pengelola wisata alam karang anyar ternyata itu salah faham saja dan kedua belah fihak yang berselisih sudah kita mediasi bersama kepala desa Bhabinsa beserta pihak kepolisian

Dalam kesempatan itu kepala desa Syafi’i  juga menerangkan bahwa pengelolaan Tempat wisata alam karang anyar ini telah di kelola oleh badan usaha milik desa (bumnag) dan masyarakat setempat yang ingin majukan perekonomian daerah dan masyarakat desa ini sesuai undang-undang perdes”Syafi’i menegaskan.(bon)

Leave a Reply

Your email address will not be published.