banner 728x250

Kapolsek Siantan : Kerja Ikhlas Jadi Kunci Sukses Layani Masyarakat

  • Share

MEMPAWAH,Mentarikhatulistiwa.id– Citra Polri harus semakin baik. Citra yang baik itu bisa tercipta, jika dalam pelaksanaan tugasnya, seorang polisi bekerja dengan dasar keimanan dan sikap yang humanis.

Nah, untuk membentuk karakter anggota Polri yang baik itu lah, maka digelar kegiatan rutin Pembinaan Rohani dan Mental, atau biasa disebut Binrohtal.

Pelaksanaan Binrohtal ini berlangsung di Musala Al Syukur Polsek Siantan, Kamis (29/7/2021) pagi. Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, bersama Wakapolsek Ipda Eri Nurhanar, menghadirkan ulama Kecamatan Jongkat, Ustadz Agustiani.

Agustiani yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qolam, Desa Sungai Nipah, menitikberatkan soal keikhlasan dalam tugas Polri yang memiliki kaitan erat dengan pelayanan, perlindungan dan pengayoman masyarakat.

Kepada seluruh anggota Polsek Siantan, Agustiani mengatakan, jika setiap kegiatan atau pelaksanaan tugas dilandasi dengan rasa ikhlas dan doa, maka hasil yang dicapai akan mendapat berkah dari Allah SWT.

“Ikhlas adalah suatu sikap yang terlihat mudah diucapkan, namun banyak orang yang kesulitan untuk menerapkannya dalam kehidupan,” ungkap Ustadz Agustiani.

Hal ini berkaitan dengan sifat dasar manusia yang memiliki penyakit hati. Penyakit hati ini yang menyulitkan setiap manusia untuk bersikap ikhlas.

“Namun bagi orang yang bertakwa, ikhlas ini tidak akan sulit diterapkan. Jadi, mari kita tingkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, mengatakan, kegiatan Binrohtal ini rutin digelar di Mapolsek Siantan.

Tujuannya, membentuk karakter anggota Polri, khususnya personel Polsek Siantan, agar punya keimanan dan humanis sehingga citranya di mata masyarakat menjadi lebih baik.

“Saya berharap dari kegiatan ini, Polsek Siantan memiliki pengetahuan dan bisa menyerap nilai-nilai ajaran agama yang benar. Dengan demikian, terhindar dari perbuatan yang merugikan pribadi, institusi dan masyarakat,” tutup Iptu Rahmad Kartono.

Penulis : Red

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.