Pemkab Sanggau Lakukan Pelatihan Sekolah Sehat Tangguh Bencana

Sanggau,mentari khatulistiwa id- Sanggau adalah salah satu kabupaten pendiri dan pengurus asosiasi Kabupaten, oleh karena itu Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) yang bersama-sama mendeklarasikan komitmen buat menjaga ekosistem seperti hutan dan gambut dengan cara yang mensejahterakan masyarakat.

Sekolah menjadi ujung tombak penting untuk mewujudkan komitmen tersebut karena erat kaitannta dengan kualitas pemahaman dan pola perilaku para penggerak muda di kabupaten, tutur Wakil Bupati Sanggau saat membuka program pelatihan Sekolah Sehat Tangguh Bencana dengan tema “Bersama Membangun Ekosistem Belajar yang Lestari”, bertempat di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Sanggau, Jum’at (22/07/2022).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi guru muda untuk menjadi penggerak sekolah mereka melalui pendekatan membangun ekosistem belajar menuju sekolah sehat yang tangguh bencana

” Program pelatihan ini diharapkan akan memperjelas hubungan antara kesehatan alam, kesehatan manusia dan kesehatan dari keanekaragaman hayati diantara kita sesuai dengan target Kabupaten Sanggau sebagai Kabupaten Lestari” Ujar Yo Sapaan akrab Wakil Bupati Sanggau.

Wakil Bupati Sanggau menyambut baik program dan kegiatan LKTL ini, karena sangat membantu mewujudkan pembangunan menuju Kabupaten Lestari. “Saya berharap agar kegiatan seperti ini juga bisa diadakan secara berkelanjutan sehingga literasi diri dan lingkungan bisa diwujudkan di semua tempat dan aspek masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Sanggau, Arita Apolina, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk diikuti oleh guru-guru muda yang nantinya akan menjadi pengalaman pribadi dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Arita mengatakan bahwa program ini menjadi penyemangat bagi para penggiat pengajar di Kabupaten Sanggau dengan Kolaborasi ini didorong oleh Lingkar Temu Kabupaten Lestari dan Sabang Merah Berdompu.

Program pelatihan ini terdiri dari 8 sesi kelas yaitu dari tgl 23 Juli 2022 hingga 14 Agustus 2022.

“Terdapat empat materi pelatihan yaitu: Pemenuhan Gizi dengan Keanekaragaman Bahan Pangan Lokal Lestari; Belajar Kelola Sampah, Tumbuhkan Kebun Sekolah Sehat; Tahu dan Tangguh Bencana; Belajar dari Pandemi Covid-19: Sehat dan Bersih Diri untuk Jadi Generasi Emas” Tutur istri orang nomor satu di Bumi Dara Nante

Sebagai Bunda Literasi juga berharap Program ini sebagai pembelajaran bersama sehingga nantinya dapat direplikasikan di seluruh sekolah Kabupaten Sanggau, dan lebih jauh lagi di Kabupaten anggota LTKL dan kabupaten lainnya di Indonesia. Tuturnya. ( Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.