Berita  

Ketua BAIN HAM RI KALBAR Menyayangkan Proyek Yang Mengunakan Anggaran Milyaran Rupiah,Tidak Mempunyai Kantor Direksi atau Kantor Pelayanan Informasi

Pontianak-Mentarikhatulistiwa.id-Kalimantan Barat Saat ini Memang Banyak terjadi Bencana Alam,Seperti Banjir dan longsor, terutama Di daerah -daerah kabupaten, mengalami tanah longsor, dan mengakibat separuh jalan menjadi rusak,Akan tetapi pemerintah Pusat mau pun daerah terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan maupun pencegahan melalui anggaran Pusat,(APBN) maupun anggaran daerah (APBD) salah satu contoh pekerjaan penanganan longsoran Ruas Sintang-Nanga Silat-Sejiram,Namun sangat disayangkan banyak nya pelaksana pekerjaan proyek tersebut selalu dilangkahi aturan-aturan yang di tetapkan oleh pemerintah ,dalam hal ini

Syafriudin selaku ketua umum BADAN ADVOKASI INVESTIGASI HAK AZASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA ( BAIN HAM RI ) KALBAR , saat di temui wartawan , mengatakan sangat di sayang kan proyek yang mengunakan anggaran milyaran rupiah , Namun tidak mempunyai kantor di reksi,atau kantor pelayanan informasi pekerjaan tersebut.

Pekerjaan penanganan longsoran ruas Sintang – Nanga – Silat , yang di kerjaan oleh PT.ALAM KAPUAS PERSADA , Pagu dana Rp: 12.228.954.000., APBN tahun 2022, no kontrak 06/PKS/HK.02.01/Bb20.6.3/2022, tanggal kontrak 20 April 2011, Jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender , menjadi pertanyaan bagi kami ungkap Nya.

Syafriudin juga menambahkan lagi , tanggal kontrak kok jauh dengan tahun pelaksanaan nya , tanggal kontrakan 20 April 2011 Sedangkan pelaksana Nye tahun 2022, terangnya

Kami sebagai lembaga control sosial , ingin ketranparanan , agar anggaran. Negara bisa tepat sasaran , kami menduga dengan hal tersebut diduga ada tindakan korupsi dan polusi , saya berharap kepada KEPALA BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIOANL KALIMANTAN BARAT , memberikan kejelasan atas pekerjaan tersebut ungkapnya , sebelum pekerjaan tersebut menjadi satu temuan ke Ranah korupsi tegasnya(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.