Tak Ada Masalah,Manajemen Baru
PT RKA Siap Bayar Hak Karyawan Yang Mengundurkan Diri.

Mentari Khatulistiwa.id.
PT.IKHASAS INDOMAKMUR,Penanggung jawab pelaksana manajemen baru Perkebunan Kelapa Sawit yakni,PT RAFI KAMA JAYA ABADI ( RKA) siap melakukan perubahan manajemen, Pola transparan dan keterbukaan akan di utamakan baik itu kepada masyarakat petani Plasma juga terhadap Karyawan perusahan itu sendiri.

Hal tersebut di sampaikan oleh Pimpinan PT.IKHASAS INDOMAKMUR,Hendra Yuono,menurut dia pola kemitran 8-2 harus di jalankan sesuai program kerja awal yag pernah di canangkan saat sosialisasi beberapa waktu lalu.

Selaku pimpinan dan penanggung jawab manejemen saat ini, pihaknya sangat menyesalkan keputusan sejumlah karyawan harian lepas yang memilih mengundurkan diri,padahal Perusahan melalui manajemen baru ingin mereka bertahan dan melanjutkan pekerjaan.

“Benar,beberpa waktu lalu kita sudah melakukan pertemuan sekaligus sosialisasi manajemen baru disalah satu hotel di Nanga Pinoh,dalam pertemuan itu juga kita menggandeng Depnaker,”ujar Hendra.

“Memang ada 2 opsi yang di tawar kan saat itu” ungkap Hendra,
Namun lanjut dia,”entah kenapa lebih banyak yang memilih berhenti dan mengudurkan diri,padahal perusahan sangat membutuhkan mereka tetap bekerja di sini,”jelas nya. Jumat (23/9/22)

Lebih lanjut,Hendra menjelaskan “Sebetulnya dengan kehadiran manajemen baru ini,bukan berarti pihaknya akan merubah dan mengurangi hak hak karyawan,namun apa yang selama ini menjadi polemik harus benahi dan temukan solusinya,kita tata agar lebih baik,transparan agar tak ada dusta diantara kita”, Pungkasnya

Di ketahui Sehari sebelumnya ratusan Karyawan kontrak harian PT RKA dari beberapa Desa mendatangi kantor PT RKA yang beralamat di Desa Sidomulyo kecamatan Nang Pinoh,kehadiran Para karyawan tersebut untuk menandatangani surat pengunduran diri sekaligus membayar sisa upah kerja yang rencananya akan di bayarkan pada Selasa mendatang.

Sementara,di kutip dari berita resmi terbitan Malaysia per 31 July 2022 lalu, menyebutkan,
KUALA TERENGGANU – TDM Bhd (TDM), anak syarikat kerajaan Terengganu dan seorang pemegang saham minoriti, menandatangani perjanjian jual dan beli bersyarat (CSPA) bagi penjualan 100 peratus ekuiti dalam PT Rafi Kamajaya Abadi (RKA) dan PT Sawit Rezki Abadi (SRA) yang bertapak di Indonesia, dengan iKHASAS Sawit Sdn Bhd.

Dengan proses penjualan yang kini berjalan mengikut perancangan, TDM tekad untuk mempertingkatkan usaha mencipta dan menambah baik nilai bagi pihak berkepentingan pada masa hadapan.

TDM memiliki 93.8 peratus kepentingan dalam RKA yang diperbadankan pada 2007 selain 95 peratus pegangan dalam SRA yang ditubuhkan pada 2011, katanya.

RKA telah mengalami kerugian sejak diperbadankan sehingga tahun kewangan berakhir 31 Disember, 2020 manakala SRA pula mengalami kerugian sejak awal penubuhannya.

Selain CSPA, TDM turut menandatangani Perjanjian Perkhidmatan Pengurusan bersama PT Ikhasas Indo Makmur bagi pengambilalihan kawalan operasi ke atas aset-aset yang sedang dijual sementara menunggu proses tersebut selesai pada suku pertama tahun kewangan 2025.

Beliau berkata, TDM akan memperolehi hasil kasar sebanyak RM112 juta daripada cadangan penjualan tersebut tidak termasuk bahagian pemegang saham minoriti.

Daripada jumlah itu, RM74.2 juta akan diperuntukkan bagi pembayaran balik pinjaman berfaedah dan RM29.3 juta untuk modal kerja am manakala baki RM8.5 juta pula akan digunakan untuk perbelanjaan berhubung dengan pelaksanaan penjualan tersebut, katanya.

(Frans Som)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *