Berita  

Pembunuh Sopir Dam Truck di Kebun Sawit Akhirnya  Tertangkap Polisi

SANGGAU, Mentarikhatulistiwa.id
Dalam Press Release yang di Laksanakan di Teras halaman Polres Sanggau Pelaku pembunuhan yang berlokasi di darah di Jl. PTPN Nusantara 13,
Sipatua Dsn. Damai Ds. Tanap Kec. Kembayan Kab. Sanggau Rabu (06/12)

Kapolres Sanggau Dalam Press Release menjelaskan Tersangka akan di jerat pasal yang di prasangka kan terhadap pelaku Pasal 340 Kuhpidana sub pasal 338 KUHPidana Jo pasal 365 ayat (3)
KUHPidana Tetang pembunuhan berencana dan tentang pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan
Ancaman hukuman
Maksimal Hukuman mati atau seumur hidup dan penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Kasat Reskrim AKP INDRAWAN WIRA SAPUTRA dalam keterangan kronologisnya Pada hari Jumat tanggal 1 Desember 2023 sekira pukul 17.30 Wib datang Sdr. Agustinus melapor ke polsek Kembayan bahwa telah di temukan 1 (Satu) Unit kendaraan R6 jenis dump truk merk mitsubishi Canter warna kuning dengan Nopol : KB 8637 DI , bersimbah darah di Jl. PTPN Nusantara 13,
Sipatua Dusun. Damai Dusun. Tanap Kec. Kembayan Kab. Sanggau kemudian Anggota Polsek Kembayan mendatangi TKP namun tidak di temukan korban yang terluka di sekitaran mobil, selanjutnya Angota Polsek kembayan melakukan penyisiran di sekitar mobil dump truk tersebut di temukan simbahan darah setelah itu anggita Polsek Kembayan mengikuti tetesan darah dan kurang lebih sekitar 500m di temukan 1 orang laki-laki dengan menggunakan baju hitam dan celana hitam tergeletak di dalam kebun sawit dengan kondisi penuh luka di tubuhnya, setelah di dekati ternyata 1 orang laki- laki tersebut bernama Sdr. Y. JIOR

Adapun kronologis nya
Pada Hari Minggu tanggal 03 Desember 2023 Sekira pukul 17.00 Wib TIM Gabungan Satreskrim polres sanggau, polsek kembayan, Beduai dan polsek sekayam mendapat informasi dari Masyarakat bahwa terduga pelaku dengan ciri – ciri yang sama menaiki mobil BUS ANAK MAMA dengan tujuan Kec. Sekayam Kec. Kapuas Kab.Sanggau.

Lanjutnya Sekira pukul 23.00 Wib Tim Gabungan Satreskrim Polres Sanggau, Polsek Kembayan dan polsek kapuas tiba dimako Polres kemudian tim melakukan profilling ke kontrakan terduga pelaku di Jl Juanda Gang Anggur Kel. Beringin kec. Kapuas.

Sekira pukul 09.00 Wib dengan dipimpin oleh Wakapolres Sanggau Kompol YAFET EFRAIM PATABANG, S.H,. S.I.K dan Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP INDRAWAN WIRA SAPUTRA, STK SIK berhasil mengamankan pelaku dikontrakannya yang beralamat di Jl Juanda Gg Anggur Kel Beringin Kec. Kapuas. kemudian dilakukan introgasi awal ternyata Sdr. BERTUS SOGIN mengakui bahwa telah menusuk korban yaitu Sdr. JIOR hingga bersimbah darah dan meninggal selanjutnya pada saat ditanya dimana posisi barang bukti berupa satu buah pisau kemudian pelaku menjawab bahwa pelaku di buang disekitar TKP setelah menusuk Sdr. JIOR

Pada saat di perjalanan dalam proses mencari barang bukti Sdr. BERTUS SOGIN melakukan perlawanan kepada petugas sehingga tim memberi tindakan tegas dan terukur setelah itu Sdr. BERTUS SOGIN di bawa ke RSUD M.Th Djaman untuk dilakukan perawatan.

pada hari selasa tanggal 28 November 2023 sekira jam 08:00 Wib tersangka membuat pisau dari bahan mata gergaji mebel dengan ukuran panjang kurang lebih 17 cm dan lebar 4 cm.

pada hari kamis tanggal 30 November 2023 sekira jam 13:00 wib tersangka buat gagagng pisau dari besi pipa stik dongkrak, dan tujuan buah pisau untuk digunakan mengancam orang lain agar menyerahkan uang,

pada hari jumat tanggal 1 Desember 2023 sekira jam 14:30 Wib saat tersangka berada di bawah mobil sedang mendongkrak dibengkel, lewat mobil dump truk yang dikendarai oleh JIOR dan mengklakson tersangka dan sempat tersangka lihat, dari situ timbul niat tersangka untuk merampok uang nya karena saat itu JIOR membawa buah sawit ke Pabrik TBS kembayan karena setelah timbang
biasanya pasti bawa uang, dan setelah satu jam.

Pada pukul 15:30 Wib tersangka menyusul menggunakan sepeda motor merk yamaha mio J warna merah kearah pabrik dengan menyiapkan satu bilah pisau yang telah tersangka buat dan dibungkus dengan kertas sampul buku lalu tersangka selipkan di pinggang sebelah kiri, sesampai di jalan merakai tempat rongsokan dekat jembatan, setelah korban keluar dari pabrik tersangka menghentikan di tengah jembatan , meminta tolong untuk menarik mobil lansir milik tersangka yang mogok dilokasi kebun sawit , kemudian korban mengambil duit di tempat penukaran kertas nota timbangan di sdra AKONG dan setelah menerima uang korban sebesar Rp.14.100.000 (Empat belas juta seratus ribu rupiah) kemudian disimpan di depan dasboard mobil

Setelah itu korban dan tersangka berangkat menuju lokasi kebun sawit inti 5 Desa Tanap Kec, Kembayan Kab.Sanggau untuk menarik mobil lansir tersangka yang mogok namun sesampainya dilokasi tidak ditemukan mobil yang dimaksut, kemudian tersangka berusaha mengambil uang hasil
penukaran TB buah sawit yang berada di dasboard Truck dan korban berusaha menahan tersangka kemudian tersangka mengeluarkan pisau selanjutnya menusuk lengan sebelah kiri korban, kemudian korban berusaha untuk melawan namun tersangka kembali menusuk korban dibagian kepala, mulut,dada , dibawah ketiak, lengan, kemudian korban berusaha untuk lari dan di kejar oleh tersangka namun tersangka tersandung sebanyak dua (kali) dan tidak berhasil mengejar korban, sehingga tersangka kembali ke mobil truck untuk mengambil uang yang berada di dasboard mobil kemudian kabur
kedalam kebun masyarakat selanjutnya sampai ke rumah kontrakan tersangka.

Berdasarkan hasil visum korban mengalami luka tusukan sebanyak 9 (Sembilan) dan luka sayatan sebanyak 1 (satu) kemudian diketahui korban
meninggal dikarenakan kehabisan darah dikarenakan mendapat luka yang sangat banyak.

Tersangka menggelabui korban dengan mengatakn bahwa mobil lansir sawit tersangka mogok agar korban mau menolong untuk menarik mobil tersebut agar tersangka bisa merampas uang yang dibawa oleh korban dari hasil penjualan buah sawit di Pabrik “akhirnya (Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *